Minggu, 29 September 2013

Use Case Modelling ( Pertemuan 3 )

Definisi Use Case :
Adalah fungsionalitas atau persyaratan – persyaratan sistem yang harus dipenuhi oleh sistem yang akan dikembangkan tersebut menurut pandangan pemakai sistem. Model Use Case digunakan untuk mendeskripsikan requirement system dalam bentuk use case – use case ( Diadopsi dari teknik OOSE Jacobson ).

Ø  Inti dalam Use Case :
  1.          Bagaimana dan kapan use case dimulai dan selesai
  2.          Bagaimana interaksi antara use case dan actor, termasuk kapan dan apa yang dipertukarkan dalam interaksi tersebut
  3.          Bagaimana dan kapan use case menyimpan data
  4.          Bagaimana dan kapan persoalan ditangani
  5.          Apakah terdapat exception pada aliran kejadian

 Ø   Artifact Requirement :







Ø Use Case diagram :
Dokumentasi yang berisi gambaran system atau PL dilihat dari perspektif user . Fungsi use case diagram :
1.     Diagram yang digunakan untuk menggambarkan:
2.     Fungsi-fungsi yang disediakan oleh sistem
3. Interaksi user dengan sistem dengan menggunakan fungsionalitas yang tersedia.

Use Case diagram meggambarkan 3 aspek dari system yaitu :
  1.  Actor : Merepresentasikan orang, peran atau system lain yang    berinteraksi dengan system.Terhubung dengan use case melalui asosiasi
  2. Use case
  3. Batasan sistem atau subsistem
       Contoh :


    Simbol Actor & Use Case :


Kategori Use Case :

1.Use case konkrit : Use case yang dibuat sesuai kebutuhan actor
2.Use case abstrak : Use case yang tidak bisa berdiri sendiri a.l :
  - <>
     ------------------------>
     Menggambarkan kebutuhan use case terhadap use case lain,bisa meniadakan pengulangan use case

  - <>
     ------------------------>
     Menyatakan use case perluasan dari use case lain. Digunakan jika sebuah use case (base use case) meliputi perilaku use case lain (extending use case) karena kondisi tertentu. Digunakan untuk mengakomodasi perilaku opsional.

Realisasi Use Case :
  •   Inside view dari sistem digambarkan dengan diagram interaksi
  •   Diagram interaksi menggambarkan bagaimana use case direalisasikan sebagai interaksi antar sekumpulan objek dengan mempertukarkan message.
Template Dokumentasi Use Case :
  •   Name of use case
  •   Pre conditions : kondisi yang harus dipenuhi sebelum use case dijalankan
  •   Post conditions : kondisi yang harus dipenuhi setelah use case dijalankan
  •   Purpose : apa yang akan dicapai oleh use case
  •   Description : resume langkah atau tahapan dalam use case 









     

Selasa, 17 September 2013

Domain Modelling ( Pertemuan 2 )

Pengertian UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah "bahasa" yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem. Sedangkan pengertian Domain Model adalah sekumpulan dari entity di database yang saling berelasi.
Tahapan Pembuatan Model Domain :
¢  Pada tahap ini jangan dipikir terlalu dalam hal2 terkait atribut-atributnya. fokus saja pada objek utama
¢  Cukup ada ”generalization (is a)” dan “aggregation (has a)” relationship
¢  Lakukan dalam waktu yang terbatas, karena domain model belumlah final, bisa berubah sesuai tahapan saat proses pemodelan berlangsung
¢  Domain model berbeda dengan data model, jangan terjebak pada aliran data.
Contoh Model Domain :

·         3+1 Komponen Utama Model Domain adalah :
¢  Domain Classes - Setiap Kelas Domain menunjukkan jenis obyek
¢  Attributes - Entitas
¢  Associations - Relasi antara dua buah kelas domain atau lebih.
¢  Additional Rules - Aturan kompleks yang tidak dapat ditampilkan dengan simbologi maka ditampilkan dengan catatan terlampir.
Contoh model domain sederhana :

Konsep OOP & ADBO :

Perbedaan instance variable dan class :
-          Instant variable   : wadah / tempat untuk penyimpanan suatu nilai
-          Class                   : bagian terkecil dari suatu program dan dibuat untuk menciptakan objek
                 Contoh :
                                      Mobil a : new mobil ()
                   Nb :asumsi / impelementasi menggunakan java
                         a       = instance variabel
                         mobil = class



Kamis, 12 September 2013

Pengantar Sistem Informasi ( Pertemuan 1 )


Setelah melakukan proses instalasi, sekarang saya akan memberikan sedikit penjelasan dalam oracle 10g tersebut.

click go to databse home page pada oracle, login menggunakan system yang merupakan user / perangkat bawaan dari oracle. Di system kita dapat mempelajari banyak tabel yang saling berhubungan satu sama lain.

Tampilan home setelah login

Administration :
Browser :

SQL :



Utilities :



Cara membuat tabel baru Mahasiswa :
      Create table mahasiswa(
      Npm number not null,
      Nama varchar2(25),
      Alamat varchar2(50)) ;

ket : - Number sebuah variabel yang dalam prosesnya terdapat penghitungan
        - varchar2 karana data yang diinputkan bersifat karakter dan tidak ada proses perhitungannya.

Cara memasukkan data :
    insert into mahasiswa (npm,nama,alamat)
    values ('10','dwi nurul','wadungasih');

Cara update data :
  update mahasiswa set alamat ='buduran' where npm = 10

Cara hapus / delete :
   delete mahasiswa where npm=10

Penjelasan fungsi menu - menu pada object browser di bagian create :
  • Index : Digunakan untuk menyimpan data yang lebih besar ( daftar isi dari sebuah data ).
  • Sequences : Berfungsi untuk menambahkan data pada baris / space yang kosong.
  • Triggers : Untuk membackup data secara otomatis.
  • Database links : Apabila database yang kita miliki banyak.
  • Materealized view : View yang isi querynya diisi di dalam tabel.
Sekian..
Mohon maaf apabila terdapat kesalahan, saya hanya bisa menyerap tentang materi yang diberikan.







TOP ENTRY