Rabu, 23 Oktober 2013

Kunjungan SE ke bamboomedia & bali camp


Bamboomedia
            Kedatangan rombongan pada saat itu diterima oleh bapak Putu Sudiarta. Dalam kesempatan itu perwakilan bamboo media menjelaskan tentang profil bamboo media serta produk yang telah dihasilkan berupa software dan CD tutorial. Selain itu mereka menjelaskan tentang manajemen pemasaran yang baik untuk mengatasi maraknya pembajakan di tanah air. Strategi yang digunakan yaitu membangun jaringan kerjasama dengan toko buku serta warnet seluruh Indonesia. PT Bamboomedia Cipta Persada di Jalan Merdeka, Denpasar, Bali, sebagai aktualisasi karyanya itu pun tak pernah sepi dari kunjungan mahasiswa sampai rekan bisnis kecil dan besar.

            .Bamboomedia Cipta Persada dikenal sebagai penghasil perangkat lunak (software) aplikasi komputer untuk perkantoran, pelajar, karyawan, perusahaan besar ataupun kecil, sampai ke anak-anak. Intinya, perusahaan ini hanya mementingkan pendidikan dan bagaimana aplikasi ini bisa menyebar secara benar, baik, mudah, dan murah tanpa batas.Bayangkan, Putu Sudiarta hanya menjual CD aplikasinya itu mulai harga Rp 25.000 per keping dan kurang dari Rp 50.000 per keping. Tidak berhenti di situ, aplikasinya juga boleh diakses oleh siapa pun dari CD, hanya dengan mendaftar atau membayar sejumlah uang sesuai harga CD tanpa harus datang ke kantornya.

            Bapak Putu Sudiarta menyelesaikan S-1 di Jurusan Informatika Stikom Surabaya, Jawa Timur, dan pernah bekerja di kota itu. Dalam pembuatan software tersebut, bamboo media merekrut SDM yang terdiri dari anak-anak muda yang berbakat dan ingin mendedikasikan diri serta berkontribusi untuk kemajuan ICT di Indonesia. Usia yang masih belia, perkembangan ICT yang amat dinamis, lingkungan yang mendukung, menjadikan kerja team yang solid untuk menghasilkan karya-karya yang semakin baik melalui proses inovasi dan improvement tanpa henti.

            Banayak kerjasama yang dilakukan bamboomedia untuk menjual produk meraka, yaitu dengan Reseller, Reseller-Online, BMOutlet, ataupun bergabung menjadi Creatif Developer Network. Anda juga bisa bekerjasama dengan menawarkan produk software/content yang Anda miliki untuk didistribusikan ataupun dijual ke Bamboomedia.


BaliCamp

            Balicamp adalah perusahaan anak perusahaan dari PT Sigma Cipta Caraka yang sekarang namanya panggilannya adalah Telkomsigma (red: nama perusahaan masih PT Sigma Cipta Caraka) yang diambil pada tahun 2003. PT Sigma Cipta Caraka sendiri sudah diangkat sebagai anak perusahaan dari PT Telkom.

            BaliCamp sendiri dibangun pada tahun 1998. Pembangunan softwarenya sendiri menggunakan metode waterfall. Service yang dilakukan sendiri antara lain :
  1. IT operation management
  2.  Disaster planning
  3. Cloud computing
  4. SAAS ( software as services )
Solusi dari SAAS sendiri antara lain :
  1.  BPR
  2.  Asuransi
  3.  Multifinance
Kebanyakan client dari balicamp sendiri adalah lembaga pemerintahan / BUMN. Proses bisnis BaliCamp sendiri berdasarkan recruitment client dan stock. Apabila tidak ada order beberapa pegawainya akan membantu untuk perusahaan yang berada di Jakarta Kualitas software sendiri menurut pegawai BaliCamp antara lain :

1.      Tidak ada debug
2.      Minimnya error
3.      Sesuai dengan kebutuhan user
4.      Sesuai dengan yang dinginkan client
           


Minggu, 29 September 2013

Use Case Modelling ( Pertemuan 3 )

Definisi Use Case :
Adalah fungsionalitas atau persyaratan – persyaratan sistem yang harus dipenuhi oleh sistem yang akan dikembangkan tersebut menurut pandangan pemakai sistem. Model Use Case digunakan untuk mendeskripsikan requirement system dalam bentuk use case – use case ( Diadopsi dari teknik OOSE Jacobson ).

Ø  Inti dalam Use Case :
  1.          Bagaimana dan kapan use case dimulai dan selesai
  2.          Bagaimana interaksi antara use case dan actor, termasuk kapan dan apa yang dipertukarkan dalam interaksi tersebut
  3.          Bagaimana dan kapan use case menyimpan data
  4.          Bagaimana dan kapan persoalan ditangani
  5.          Apakah terdapat exception pada aliran kejadian

 Ø   Artifact Requirement :







Ø Use Case diagram :
Dokumentasi yang berisi gambaran system atau PL dilihat dari perspektif user . Fungsi use case diagram :
1.     Diagram yang digunakan untuk menggambarkan:
2.     Fungsi-fungsi yang disediakan oleh sistem
3. Interaksi user dengan sistem dengan menggunakan fungsionalitas yang tersedia.

Use Case diagram meggambarkan 3 aspek dari system yaitu :
  1.  Actor : Merepresentasikan orang, peran atau system lain yang    berinteraksi dengan system.Terhubung dengan use case melalui asosiasi
  2. Use case
  3. Batasan sistem atau subsistem
       Contoh :


    Simbol Actor & Use Case :


Kategori Use Case :

1.Use case konkrit : Use case yang dibuat sesuai kebutuhan actor
2.Use case abstrak : Use case yang tidak bisa berdiri sendiri a.l :
  - <>
     ------------------------>
     Menggambarkan kebutuhan use case terhadap use case lain,bisa meniadakan pengulangan use case

  - <>
     ------------------------>
     Menyatakan use case perluasan dari use case lain. Digunakan jika sebuah use case (base use case) meliputi perilaku use case lain (extending use case) karena kondisi tertentu. Digunakan untuk mengakomodasi perilaku opsional.

Realisasi Use Case :
  •   Inside view dari sistem digambarkan dengan diagram interaksi
  •   Diagram interaksi menggambarkan bagaimana use case direalisasikan sebagai interaksi antar sekumpulan objek dengan mempertukarkan message.
Template Dokumentasi Use Case :
  •   Name of use case
  •   Pre conditions : kondisi yang harus dipenuhi sebelum use case dijalankan
  •   Post conditions : kondisi yang harus dipenuhi setelah use case dijalankan
  •   Purpose : apa yang akan dicapai oleh use case
  •   Description : resume langkah atau tahapan dalam use case 









     

Selasa, 17 September 2013

Domain Modelling ( Pertemuan 2 )

Pengertian UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah "bahasa" yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem. Sedangkan pengertian Domain Model adalah sekumpulan dari entity di database yang saling berelasi.
Tahapan Pembuatan Model Domain :
¢  Pada tahap ini jangan dipikir terlalu dalam hal2 terkait atribut-atributnya. fokus saja pada objek utama
¢  Cukup ada ”generalization (is a)” dan “aggregation (has a)” relationship
¢  Lakukan dalam waktu yang terbatas, karena domain model belumlah final, bisa berubah sesuai tahapan saat proses pemodelan berlangsung
¢  Domain model berbeda dengan data model, jangan terjebak pada aliran data.
Contoh Model Domain :

·         3+1 Komponen Utama Model Domain adalah :
¢  Domain Classes - Setiap Kelas Domain menunjukkan jenis obyek
¢  Attributes - Entitas
¢  Associations - Relasi antara dua buah kelas domain atau lebih.
¢  Additional Rules - Aturan kompleks yang tidak dapat ditampilkan dengan simbologi maka ditampilkan dengan catatan terlampir.
Contoh model domain sederhana :

Konsep OOP & ADBO :

Perbedaan instance variable dan class :
-          Instant variable   : wadah / tempat untuk penyimpanan suatu nilai
-          Class                   : bagian terkecil dari suatu program dan dibuat untuk menciptakan objek
                 Contoh :
                                      Mobil a : new mobil ()
                   Nb :asumsi / impelementasi menggunakan java
                         a       = instance variabel
                         mobil = class



TOP ENTRY